About the Journal
Jurnal Media Birokrasi (JMB) diterbitkan oleh Program Studi Administrasi Pemerintahan Daerah, Fakultas Manajemen Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Jurnal ini didedikasikan untuk meningkatkan publikasi karya ilmiah dan diseminasi riset strategis di bidang administrasi serta tata kelola pemerintahan daerah. Terbit secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober.
Kolaborasi Lintas Sektor
Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir (Edisi Vol. 5 No. 2 hingga Vol. 8 No. 1), JMB sukses menghadirkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan lebih dari 20 institusi di Indonesia. Jaringan ini mencakup perguruan tinggi terkemuka (IPDN, Universitas Terbuka, UNAIR, UNPAD), kementerian pusat (KemenPAN-RB, Kemendagri), pemerintah daerah, hingga sektor swasta seperti PT Tatalogam Lestari.
Beberapa Kajian Terakhir
Berpusat pada inovasi pelayanan publik, reformasi birokrasi, dan tata kelola pemerintahan daerah. Ruang lingkup riset meliputi:
- Digitalisasi layanan & perizinan terpadu (SiCANTIK, MPP Digital, SIPD)
- Manajemen kinerja & kompensasi ASN (TPP)
- Tata kelola lingkungan & pariwisata berkelanjutan
- Mitigasi persoalan perkotaan secara kolaboratif
- Inklusi layanan publik bagi kelompok rentan & penyandang disabilitas
Current Issue
Edisi ini menghadirkan kolaborasi dari 7 institusi perguruan tinggi yang seluruhnya berasal dari Indonesia. Institusi yang berkontribusi meliputi Universitas Halu Oleo, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Universitas Merdeka Malang, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Terbuka, Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, dan Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan.
Secara keseluruhan, edisi ini mengangkat topik inovasi pelayanan publik dan isu strategis daerah, mencakup transformasi digital (SiCANTIK dan MPP Digital), evaluasi platform layanan publik desa berbasis website, peran pemerintah daerah dalam pengembangan daya saing destinasi wisata pesisir, kolaborasi pentahelix untuk pariwisata berkelanjutan, masalah representasi dalam demokrasi elektoral, serta strategi pengelolaan sampah berkelanjutan di perkotaan.