Strategi Prioritas Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.33701/jmb.v8i1.6457Keywords:
Tata Kelola Persampahan, Perencanaan Strategis, Pembangunan BerkelanjutanAbstract
Pengelolaan sampah merupakan tantangan utama yang dihadapi Pemerintah Kota Bengkulu seiring meningkatnya jumlah penduduk dan volume timbulan sampah, sementara kapasitas infrastruktur persampahan masih terbatas. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya jumlah sampah yang belum terkelola secara optimal dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi prioritas pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah di Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma pragmatis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan delapan informan dan lima orang expert judgment. Analisis data dilakukan melalui analisis SWOT kemudian dilanjutkan dengan penentuan prioritas strategi melalui Litmus Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di Kota Bengkulu memiliki kekuatan berupa dukungan regulasi, perbaikan kinerja kelembagaan, ketersediaan sumber daya manusia, dan peningkatan sarana operasional. Namun demikian, masih terdapat kelemahan berupa keterbatasan anggaran, rendahnya inovasi pengelolaan sampah dan penggunaan metode open dumping pada TPA. Berdasarkan hasil penilaian, strategi prioritas meliputi pengelolaan bank sampah berbasis teknologi, peningkatan inovasi pengelolaan sampah modern, Pelaksanaan sosialisasi bekerja sama dengan pemerintah wilayah pengelolaan bank sampah berbasis teknologi, pengembangan inovasi pengelolaan sampah modern dan penguatan sosialisasi melalui kolaborasi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi tata kelola persampahan yang didukung oleh pemanfaatan teknologi, inovasi pengelolaan, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan di Kota Bengkulu.
Downloads
References
Antara News Bengkulu. (2026). Pemkot Bengkulu anggarkan Rp3,5 miliar untuk perluasan lahan TPA. Antara News Bengkulu. https://bengkulu.antaranews.com/berita/456778/pemkot-bengkulu-anggarkan-rp35-miliar-untuk-perluasan-lahan-tpa
Athallah, A. L. D., Hamdi, M., & Rahmah, M. (2024). Faktor Penentu Keberhasilan Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Semarang. Jurnal Kebijakan Pemerintahan, 3(1), 43–60. https://doi.org/https://doi.org/ 10.33701/jkp.v7i2.4541
bengkulu express. (2022). Produksi Sampah Meningkat di Kota Bengkulu. https://bengkuluekspress.disway.id
BPS. (2022). Provinsi Bengkulu Dalam Angka.
Bryson, J. M. (2018). Strategic Planning for Public and Nonprofit Organizations: A Guide to Strengthening and Sustaining Organizational Achievement (5th ed). John Wiley & Sons Ltd.
Bryson, John M, Edwards, L. H., & Slyke, D. M. Van. (2018). Getting strategic about strategic planning research. Public Management Review, 20(3), 317–339. https://doi.org/10.1080/14719037.2017.1285111
Bull, R., & Azennoud, M. (2024). Smart citizens for smart cities: participating in the future. Proceedings of the Institution of Civil Engineers - Energy, Volume 169(Issue 3), Pages 93-101.
Bungin, B. (2022). Post-Qualitative Social Research Methods: Kuantitatif-Kualitatif-Mixed Methods (3rd Editio). Prenadamedia Group.
Clasen, rno P., Agostinho, F., Almeida, C. M. V. B., & Biagio F. Giannetti. (2026). A decision-making model for more sustainable municipal solid waste management. Environmental Impact Assessment Review, Volume 118. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.eiar.2025.108258
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (D. C. Felts, A. Marks, & H. Salmon (eds.); 5th ed.). SAGE.
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and Conducting Mixed Methods Research. SAGE Publications Inc.
David, F. R., & David, F. R. (2017). Strategis Management A competitive Advantage Approach Concepts and Cases (Sixteenth). Pearson.
Ekspress Harian Bengkulu. (2026). Efisiensi, DLH Kota Bengkulu Sewa Alat Berat TPA. Ekspress, Harian Bengkulu.
Fitri, R. I., & Setiawan, I. (2025). Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan : Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa, X(1), 45–59.
Iqbal, M., Irianto, R. Y., & Kamaludin, A. (2024). Tantangan Penanganan Sampah di Kawasan Perkotaan (Studi Kualitatif) Waste Handling Challenges in Urban Area (Qualitative Study). Jurnal Promotif Preventif, 7(2), 287–294.
Kastaman, R., & Kramadibrata, A, M. (2007). Sistem Pengelolaan Reaktor Sampah Terpadu. Humaniora.
Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan. (2020). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. https://sampahnasional.kemenlh.go.id/
Klundert, A. Van de, & Justine Anschutz. (2001). Integrated Sustainable Waste Management - the Concept (A. Scheinberg (ed.)). the Urban Waste Expertise Programme (UWEP) the.
Kompas.com. (2026a). Puluhan Tukang Sampah Dilaporkan Pemkot Bengkulu, Polisi: Kami Kaji Pasalnya. Kompas.Com. https://regional.kompas.com/read/2026/01/28/113625978/puluhan-tukang-sampah-dilaporkan-pemkot-bengkulu-polisi-kami-kaji-pasalnya
Kompas.com. (2026b). Wali Kota Bengkulu Cabut Laporan Polisi, Minta Maaf ke Tukang Sampah yang Demo. Kompas.Com. https://regional.kompas.com/read/2026/02/01/134231578/wali-kota-bengkulu-cabut-laporan-polisi-minta-maaf-ke-tukang-sampah-yang
Lane, R., Kronsell, A., Reynolds, D., Raven, R., & Lindsay, J. (2024). Role of local governments and households in low-waste city transitions. Environmental Innovation and Societal Transitions, 52(July), 100879. https://doi.org/10.1016/j.eist.2024.100879
Mas’adi;, M., & Nurhadi, A. A. P. A. (2020). Analisis SWOT Sebagai Dasar Menentukan Strategi Pengolahan Sampah Pada TPST Se- Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan Vol. 4 No. 3, 2020. JIMEAJurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 4(3), 715–727.
Natasya Amalia Putri Iswyanto, I. M., & Puspaningtyas, A. (2025). sejak dari sumbernya melalui penerapan prinsip reduce, reuse,. Triwikrama : Jurnal Multidisiplin Sosial, 11(9).
Nyoman, N., & Yanti, K. (2026). Analisis Kebijakan Publik dalam Pengelolaan Sampah Perkotaan di Indonesia: Studi Literatur tentang Efektivitas Implementasi dan Tantangan. Locus Majalah Ilmiah FIA_Unipas, 18(1), 100–119.
Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah, (2011). https://bengkulu.bpk.go.id/wp-content/uploads/2012/10/KOTA_BENGKULU_2_2011.pdf
Pemerintah Kota Bengkulu. (2018). Rencana Strategis (renstra) Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu untuk tahun 2019-2023.
Rangkuti, F. (2006). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama.
Saputra, T., & Handoko, V. R. (2025). Dynamics of Collaborative Governance in Indonesian Sustainable Waste Management. 43–60. https://doi.org/10.17323/1999-5431-2025-0-6-43-60
Tangkilisan. (2003). Manajemen Modern Untuk Sektor Publik. Baliriung & Co.
VOI.id. (2023). Volume Sampah Capai 80 Persen, DLH Kota Bengkulu Usul TPA Air Sebakul Diperluas 5 Hektare. VOI.Id. https://voi.id/berita/285193/volume-sampah-capai-80-persen-dlh-kota-bengkulu-usul-tpa-air-sebakul-diperluas-5-hektare
WHO. (2024). Compendium of WHO and other UN guidance on health and environment Solid waste.
Wilson, D. C., Rodic, L., Scheinberg, A., Velis, C. A., & Alabaster, G. (2012). Comparative Analysis of Solid waste management in 20 cities. Waste Management & Research : The Journal of the International Solid Wastes and Public Cleansing Association, ISWA. https://doi.org/10.1177/0734242X12437569