“Beyond Technology”:
Kesiapan E-Government pada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.33701/jtkp.v8i1.6405Keywords:
E-Government, Kesiapan, Transformasi Digital, Kota GorontaloAbstract
Penelitian ini mengkaji kesiapan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Gorontalo dalam menerapkan E-Government. Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa implementasi E-Government tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi informasi, melainkan juga oleh kesiapan organisasi, sumber daya manusia, tata kelola, regulasi, serta budaya kerja birokrasi. Dengan menggunakan kerangka Indrajit (2016), penelitian menganalisis enam dimensi kesiapan E-Government, yaitu infrastruktur telekomunikasi, tingkat konektivitas dan penggunaan teknologi informasi, kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan anggaran, perangkat hukum, serta perubahan paradigma. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposif, observasi, studi dokumentasi, dan teknik skoring sebagai alat bantu deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur telekomunikasi, konektivitas dan penggunaan teknologi informasi, ketersediaan anggaran, serta perangkat hukum berada pada kategori sangat siap, sedangkan kesiapan sumber daya manusia dan perubahan paradigma berada pada kategori cukup siap. Temuan ini mengonfirmasi dan memperluas studi terdahulu mengenai pentingnya keselarasan antara kesiapan teknologi dan kesiapan organisasi dengan menunjukkan pola ketidakseimbangan kesiapan pada konteks pemerintah daerah. Implikasinya, penguatan kapasitas SDM dan transformasi budaya kerja perlu diprioritaskan agar investasi teknologi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Downloads
References
Afieroho, P., Perkins, R., Zhou, X. (Thomas), Hoanca, B., & Protasel, G. (2023). Adopting e-government to monitor public infrastructure projects execution in Nigeria: The public perspective. Heliyon, 9(8), e18552. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e18552
Anomah, S. (2025). Machine Translated by Google Laporan Telematika dan Informatika Menilai kesiapan dan kapasitas kelembagaan untuk adopsi AI di lembaga audit publik di negara berkembang : bukti dari Ghana Machine Translated by Google. 20(September).
Guo, Y. (2024). Investigating the impact of culture dimensions on Chinese citizens’ continuous use of e-government websites: A cultural model-based study. Acta Psychologica, 244(March), 104196. https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2024.104196
Hendiyani, M. F. (2019). Inovasi Pelayanan Publik Di Kota Kreatif Dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemerintah Di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat. TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan, 103–126. https://doi.org/10.33701/jt.v11i1.635
Hersperger, A. M., Abolhasani, S., Domingo, D., Fertner, C., Maurer, Y., Ramírez, R., Saakjans, D., Soria-lara, J. A., & Vliet, J. Van. (2026). Digital permeation of urban planning practice : The issue of standardization. Cities, 175(February 2025), 107186. https://doi.org/10.1016/j.cities.2026.107186
Khalil, O. E. M. (2011). e-Government readiness : Does national culture matter ? ☆. Government Information Quarterly, 28(3), 388–399. https://doi.org/10.1016/j.giq.2010.06.011
Li, Y., & Shang, H. (2023). How does e-government use affect citizens’ trust in government? Empirical evidence from China. Information and Management, 60(7), 103844. https://doi.org/10.1016/j.im.2023.103844
Matheus, R., Faber, R., Ismagilova, E., & Janssen, M. (2023). Digital transparency and the usefulness for open government. International Journal of Information Management, 73(December 2019), 102690. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2023.102690
Matthew B Miles, A Michael Huberman, J. S. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mohammad Rezza Mauludi & Agung Nurrahman. (2024). Analisis Smart Governance di Kota Bengkulu. 6(2), 286–312.
Mustar, M., Rahmadanita, A., Mada, U. G., & Sleman, K. (2025). Smart city di Indonesia : Analisis Bibliometrik dan Analisis Konten. 7(2), 217–235.
Nainggolan, R. R. E., & Aqil, M. H. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pengguna Aplikasi Pemerintah Kota Pagar Alam. Jurnal Teknologi Dan Komunikasi Pemerintahan, 5(2), 229–249. https://doi.org/10.33701/jtkp.v5i2.3837
Pramesti, A. A., Mardhatillah, Y., Kabupaten, P., & Jabung, T. (2023). Efektivitas Aplikasi Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi dalam Pelayanan Informasi Publik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. 5(1), 62–86.
Richardus Eko Indrajit. (2016). Electronic Government in Action (Edisi 2). Yogyakarta: Preinexus.
Thitalampoon, S., Boonpalit, A., Thanaphansin, N., & Junlarick, W. (2026). Social Sciences & Humanities Open AI adoption in Thailand ’ s e-government services : A structural equation modeling ( SEM ) approach. Social Sciences & Humanities Open, 13(May), 102967. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2026.102967
Wahyudi, R., Daerah, I., & Konawe, K. (2024). Penilaian Tata Kelola Teknologi Informasi Berbasis Kinerja Organisasi Menggunakan Cobit 2019 dan Balanced Scorecard ( Studi pada Dinas Komunikasi , Informatika , Persandian , dan Statistik Kabupaten Kolaka Timur ). 6(2), 313–329.
Weronika, Ł. (2026). Technology in Society Digital readiness regimes and development dynamics : The role of governance and skills beyond connectivity. 87(May). https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2026.103396
Wu, J., & Guo, D. (2015). Measuring E-government performance of provincial government website in China with slacks-based efficiency measurement. Technological Forecasting and Social Change, 96, 25–31. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2015.01.007
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ruth Roselin Erniwaty Nainggolan, Sitty Nur Ardilla Haluti, Jona Bungaran Basuki Sinaga, Wa Aulia La Umar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













