PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI PETERNAK TERHADAP POLA PENGELOLAAN SAPI PERAH DI KECAMATAN LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT

  • Ruth Roselin Nainggolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Keywords: social economic, financial management, business scale

Abstract

ABSTRACT

 

West Java provincial animal husbandry department reported that since 2012 s / d 2015 milk production in West Java has decreased on average by 4.58%. This is due to breeding patterns are not optimal and the reduced population of dairy cows.

The business scale dairy farmers in Lembang district mostly small ie 2-3 individuals per household. This study aims to determine how much influence population characteristics (age, education and experience breeding) on the pattern of a dairy farm in Lembang district. Residents were used as the respondents in the study of 90 people who have dairy cattle business. Sampling was done by cluster method is simple and random gradually perfect. Statistic data analysis used was chi square test to see how the social economic correlate with the scale and financial management. The entire calculation of statistical tests using SPSS (Statistical Program For Service and Solution) version 17.0. Based on the research results of research that the business scale dairy cattle in Lembang district, Bandung regency is 2-4 tails, due to the capital factor and price competition so that farmers only assume the dairy farm as a sideline; social economic factors were correlated with the scale and pattern of financial management of dairy cattle Lembang district, West Bandung regency significantly are education, whereas age and breeding experience did not correlate significantly.

 

Author Biography

Ruth Roselin Nainggolan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Quality Assurance Unit

References

Ajzen, I. dan Fishbein, M. (1980) Understanding Attitudes and Predicting Social Behavior. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall, Inc. Analisis kasus. Edisi ke-8. Gramedia Pustaka Utama : Jakarta

Direktorat Jenderal Peternakan. (2014). Statistik Peternakan 2014. Departemen Pertanian. Jakarta

Febrina, D dan M. Liana. (2008). Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ruminansia pada peternak rakyat di kecamatan rengat barat kabupaten indragiri hulu. Jurnal peternakan, 5(1) p:28-37

Gordon. D. (1999) .karangka dasar Sistem Informasi Manajemen ,PT.Pustaka Binaman Presindo Jakarta Pusat

Ibrahim, J.T., A. Sudiyono, dan Harpowo. (2003). Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian. Banyumedia Publishing. Malang

Iskandar, I. dan Arfa`i. (2007). Analisis Program Pengembangan Usaha Sapi Potong Di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (studi kasus program bantuan pinjaman langsung masyarakat). Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang. 42

Karmila. (2013). Faktor Faktor Yang Menentukan Pengambilan Keputusan Peternak Dalam Memulai Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur Di Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar

Lumbantoruan, N. (2013). Hubungan Profil Peternak Dengan Pendapatan Usaha Ternak Kerbau Lumpur Di Kecamatan Lintong Nihuta Kabupaten Humbang Hasundutan. Program Studi Peternakan. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara

Makatita, J. (2013). Hubungan Antara Karakteristik Peternak Dengan Skala Usaha Pada Usaha Peternakan Kambing Di Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Agrinimal, 3(2) p:78-83

Murwanto, A.G. (2008). Karakteristik Peternak dan Tingkat Masukan Teknologi Peternakan Sapi Potong di Lembah Prafi Kabupaten Manokwari. Jurnal Ilmu Peternakan, 3(1) p: 8 – 15

Nainggolan, R.R. (2011). Evaluasi dan Penyusunan Strategi Pengelolaan Peternakan Sapi Perah Rakyat di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (Tesis), Bandung : Institut Teknologi Bandung

Rahman, A. (2013). Pengaruh Karakteristik Individu, Motivasi dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Donggala. e-Jurnal Katalogis, 1(2) p: 77-86

Saediman. (2012). Pengaruh Skala Usaha terhadap Pendapatan Peternak Ayam Ras Petelur Di Kec, Maritengngae Kab. Sidrap. Fakultas Peternakan. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Sari, A.I. (2014). Analisis Keuntungan Peternakan Ayam Ras Petelur Di Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. Fakultas Peternakan. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Shantosi, A. (2010). Perkembangan ternak kerbau. http://ww.ditjennak.go.id. buletin. Diakses pada November 2016.

Tomatala, G. S. J. (2004). Pemanfaatan Media Komunikasi Dan Perilaku Usaha Peternak Sapi Potong. Kasus Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur. [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Singarimbun, M. dan Effendi, S. (1987). Metode Penelitian Survey. Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi Sosial. Yogyakarta.

Trijoko, Prasatya. (1980). Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Renika

Wahid S. (2012). Faktor-Faktor Pertumbuhan Penduduk. http://rakangeografi. blogspot. com. Diakses pada Agustus 2016

Published
2017-12-01
Section
Articles