SINERGITAS SATPOL PP DAN KEPOLISIAN DALAM UPAYA PREVENTIF TAWURAN REMAJA DI KECAMATAN MEDAN BELAWAN
DOI:
https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v8i1.6407Keywords:
Sinergitas, Satpol PP, Kepolisian, Tawuran RemajaAbstract
Fenomena tawuran remaja merupakan permasalahan sosial yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Medan Belawan. Faktor seperti tingginya jumlah remaja, keterbatasan pendidikan, dan kondisi sosial ekonomi memicu konflik antar kelompok. Penanganannya memerlukan sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepolisian Resor Pelabuhan Belawan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan sinergitas kedua instansi dalam upaya preventif tawuran remaja, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampaknya terhadap potensi terjadinya tawuran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-induktif. Informan dipilih secara purposive yang terdiri dari aparat Satpol PP, anggota Kepolisian, serta tokoh masyarakat di Kecamatan Medan Belawan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif dengan mengacu pada teori sinergitas Doctoroff yang meliputi dimensi komunikasi, umpan balik, kepercayaan, dan kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergitas antara Satpol PP dan Kepolisian telah berjalan melalui koordinasi, komunikasi, serta patroli gabungan dalam pencegahan tawuran remaja. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena belum adanya SOP bersama, keterbatasan sumber daya manusia serta koordinasi yang belum terintegrasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor, penyusunan SOP bersama, serta pengembangan sistem komunikasi dan pelaporan terintegrasi guna meningkatkan efektivitas upaya preventif secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergitas antara Satpol PP dan Kepolisian Resor Pelabuhan Belawan memiliki peran penting dalam upaya preventif tawuran remaja di Kecamatan Medan Belawan melalui pendekatan komunikasi, patroli gabungan, dan pembinaan masyarakat secara kolaboratif.
Downloads
Downloads
-
2Views
-
1Downloads



