Manajemen Data Kebencanaan Terpadu dalam Pemerintahan Daerah: Model Interoperabilitas antara BPBD, BMKG, Dinas Sosial, dan Pemerintah Desa
Keywords:
manajemen data kebencanaan; interoperabilitas data; BPBD; BMKG; pemerintah desaAbstract
- Penelitian ini bertujuan menganalisis fragmentasi data kebencanaan dalam pemerintahan daerah serta merumuskan model interoperabilitas data antara BPBD, BMKG, Dinas Sosial, dan pemerintah desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus konseptual-analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, diskusi terbatas, dan studi dokumen terhadap regulasi Satu Data Indonesia, SPBE, dokumen kebencanaan, data perlindungan sosial, data desa, serta publikasi lokal yang relevan. Analisis data dilakukan secara tematik melalui reduksi data, kategorisasi tema, penyajian data, interpretasi, dan perumusan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kebencanaan di pemerintah daerah masih terfragmentasi pada berbagai instansi dengan standar, format, mekanisme pembaruan, dan kewenangan akses yang berbeda. Kondisi ini menghambat kecepatan peringatan dini, verifikasi warga terdampak, distribusi bantuan, dan perlindungan kelompok rentan. Penelitian ini menemukan bahwa interoperabilitas data diperlukan untuk menghubungkan data prediksi BMKG, data kejadian dan logistik BPBD, data kerentanan Dinas Sosial, serta data mikro pemerintah desa. Kontribusi utama penelitian ini adalah perumusan model interoperabilitas data kebencanaan yang terdiri atas enam komponen: simpul data kelembagaan, standar data kebencanaan, mekanisme berbagi pakai data, validasi desa, perlindungan data kelompok rentan, dan penggunaan data dalam siklus keputusan kebencanaan. Model ini menempatkan tata kelola data sebagai instrumen utama dalam manajemen kebencanaan modern yang cepat, akurat, akuntabel, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Downloads
References
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2026). Informasi meteorologi, klimatologi, kualitas udara, dan geofisika. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). InaRISK: Portal kajian risiko bencana Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Portal Satu Data Bencana Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Djalante, R., Lassa, J., Setiamarga, D., Sudjatma, A., Indrawan, M., Haryanto, B., Mahfud, C., Sinapoy, M. S., Djalante, S., Rafliana, I., Gunawan, L. A., Surtiari, G. A. K., & Warsilah, H. (2020). Review and analysis of current responses to COVID-19 in Indonesia: Period of January to March 2020. Progress in Disaster Science, 6, 100091. https://doi.org/10.1016/j.pdisas.2020.100091
Haris, N., Furqan, A. C., Kahar, A., & Karim, F. (2023). Disaster risk index on disaster management budgeting: Indonesia’s national data set. Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies, 15(1), Article a1365. https://doi.org/10.4102/jamba.v15i1.1365
Kurniawan, M. R., & Wahyudi, E. (2025). Efektivitas sistem peringatan dini berbasis elektronik dalam mengurangi kekeringan di Kecamatan Praya Tengah [Tesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri]. Repository IPDN.
Lassa, J. A., Nappoe, G. E., & Sulistyo, S. B. (2022). Creating an institutional ecosystem for cash transfer programmes in post-disaster settings: A case from Indonesia. Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies, 14(1), Article a1046. https://doi.org/10.4102/jamba.v14i1.1046
Marchezini, V. (2020). “What is a sociologist doing here?” An unconventional people-centered approach to improve warning implementation in the Sendai Framework for Disaster Risk Reduction. International Journal of Disaster Risk Science, 11, 218–229. https://doi.org/10.1007/s13753-020-00262-1
Murdhani, L. A., Mujahidin, Kasmita, F., & Marzuki. (2024). Analisis risiko bencana kekeringan di Lombok Tengah sebagai upaya mitigasi bencana. Jurnal Perlindungan Masyarakat: Bestuur Praesidium, 1(1), 1–13.
Novianto, N. (2023). Models of digital transformation in the public sector. Policy & Governance Review, 7(2), 113–134. https://doi.org/10.30589/pgr.v7i2.753
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Sekretariat Satu Data Indonesia. (2026). Portal Satu Data Indonesia. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
Sufri, S., Dwirahmadi, F., Phung, D., & Rutherford, S. (2020). A systematic review of community engagement in disaster early warning systems. Progress in Disaster Science, 5, 100058. https://doi.org/10.1016/j.pdisas.2019.100058
Surya, I. S., & Suwetha, I. G. N. (2021). Edukasi bencana kekeringan dan kesiapsiagaan warga masyarakat dalam menanggulangi bencana kekeringan di Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pemerintahan dan Keamanan Publik (JP dan KP), 3(1), 28–44. https://doi.org/10.33701/jpkp.v3i1.1519
Triyanti, A., Surtiari, G. A. K., Lassa, J., Rafliana, I., Hanifa, N. R., Muhidin, M. I., & Djalante, R. (2023). Governing systemic and cascading disaster risk in Indonesia: Where do we stand and future outlook. Disaster Prevention and Management, 32(1), 27–48. https://doi.org/10.1108/DPM-07-2022-0156
Wahyudi, E. (2024). Pemanfaatan media sosial Instagram BNPB dalam mitigasi bencana. Jurnal Perlindungan Masyarakat: Bestuur Praesidium, 1(1), 1–14.
Widiatni, W. (2023). Kinerja BPBD dalam pendistribusian bantuan logistik pasca bencana gempa bumi di Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat [Tesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri]. Repository IPDN.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mujahidin, Lalu Ahmad Murdhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



