Vol 17 No 2 (2025): Regional and Local Government Resources

Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah pada Volume 17 Nomor 2 Tahun 2025 mengangkat tema "Regional and Local Government Resources" sebagai respons atas tantangan mutakhir dalam pengelolaan sumber daya pemerintahan daerah dan lokal yang semakin kompleks, lintas sektor, dan lintas wilayah. Tema ini menekankan bahwa sumber daya pemerintah daerah tidak lagi terbatas pada aspek fiskal dan birokrasi, tetapi juga mencakup sumber daya politik, digital, sosial, kelembagaan, spasial, serta pengetahuan dan teknologi. Artikel-artikel yang diterbitkan menunjukkan bagaimana sumber daya tersebut diproduksi, dikelola, diperebutkan, dan dimanfaatkan dalam konteks yang beragam. Kajian tentang "Persepsi mahasiswa terhadap manifesto Pemilu Malaysia" merefleksikan sumber daya politik dan legitimasi publik sebagai modal penting pemerintahan. Sementara itu, studi mengenai "Adopsi digital Dinas Kominfo Kota Banjarmasin" dan "Transformasi digital serta efektivitas e-governance di sektor publik Malaysia" menyoroti sumber daya teknologi dan kapasitas institusional daerah dalam merespons tuntutan layanan publik yang adaptif.
Dimensi sumber daya fiskal dan data diperkuat melalui artikel "Integrasi data science dan AI untuk analisis APBD Jawa Barat", menunjukkan bagaimana pengetahuan berbasis data menjadi aset strategis dalam perencanaan dan pengambilan keputusan regional. Isu tata kelola lintas batas dan kohesi sosial diangkat dalam kajian "Wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia", yang menyoroti ketimpangan kebijakan otonomi sebagai faktor melemahnya loyalitas lokal. Aspek lainnya terkait "Pemekaran daerah dan ketergantungan fiskal". Sementara itu, artikel tentang "Pengembangan Geopark Merangin" memperluas makna sumber daya daerah ke ranah ekologis, budaya, dan pariwisata berkelanjutan. Penutup volume ini adalah kajian "Proses pengambilan keputusan di Pemerintah Guwosari", yang menegaskan pentingnya sumber daya prosedural dan kepemimpinan lokal.
Menariknya, edisi ini melibatkan penulis dan kasus dari 4 negara yakni Indonesia, Malaysia, Australia, dan Amerika Serikat, yang merepresentasikan kajian pada tiga benua: Asia, Negara-negara Uni Eropa, dan Amerika. Keragaman ini memperkaya perspektif komparatif dan menegaskan relevansi global isu sumber daya pemerintahan daerah terkait administrasi pemerintahan kontemporer.

Diterbitkan: 2025-12-31

Articles