PUBLIC VALUE KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA FULAN FEHAN DI DESA DIRUN KECAMATAN LAMAKNEN KABUPTEN BELU

Authors

  • Asni Yunita Habu Mau Universitas Timor
  • Hendikus Hironimus Botha Universitas Timor, Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur
  • Yoakim Rembu Universitas Timor, Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur
  • Pionisius Minggu Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Timor, Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur

DOI:

https://doi.org/10.33701/jipwp.v51i2.5596

Keywords:

Public value, development, tourism

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai publik yang terkandung dalam kebijakan pengembangan destinasi wisata Fulan Fehan serta faktor pendukung dan penghambatnya. Permasalahan yang diangkat adalah minimnya keterlibatan masyarakat lokal, keterbatasan fasilitas pendukung seperti penginapan, dan kurangnya pengembangan produk lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus pada tiga indikator teori Public Value Mark H. Moore yaitu legitimasi dan dukungan, kapasitas operasional, dan nilai substansial. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan pengembangan telah memiliki legitimasi formal melalui peraturan daerah dan mendapat dukungan tokoh adat, pemerintah, serta sebagian masyarakat, namun partisipasi aktif masih terbatas. Dari sisi kapasitas operasional, beberapa sarana seperti MCK, lopo, dan spot foto tersedia tetapi sebagian rusak, sementara penginapan belum ada. Dari sisi nilai substansial, terdapat manfaat ekonomi berupa peluang usaha dan peningkatan pendapatan dari kopi Fulan Fehan dan jagung bose, serta manfaat sosial budaya melalui Festival Fulan Fehan. Namun, pemanfaatan nilai ekonomi dan budaya belum optimal. Disarankan agar pemerintah meningkatkan keterlibatan masyarakat, memperbaiki fasilitas, menyediakan penginapan, dan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan serta promosi produk lokal.

Kata kunci: Nilai publik, pengembangan, pariwisata

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulah, A., Fitri, A. H., Sari, A. M., Gistituati, N., & Rusdinal. (2022). Tahapan pembuatan kebijakan publik sebagai landasan pengambil kebijaksanaan. Jurnal Muara Pendidikan, 7(1), 148ÔÇô155. https://ejournal.stkip-mmb.ac.id/index.php/mp

Abdulrahman, M., & Ali, S. (2012). Dikutip dalam Sugiyono Metode Penelitian dalam Perspektif Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Refika Aditama.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi ke-15). Jakarta: Rineka Cipta

Bere, Y. (2021). Dampak Sosial Budaya Pengembangan Pariwisata di Kawasan Pedesaan Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pariwisata dan Budaya, 8(2), 55ÔÇô67.

Dethan, F. (2022). Kapasitas Pengelolaan Destinasi Wisata di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Administrasi Publik, 10(1), 45ÔÇô58.

Esterberg. Pengertian Wawancara. Dikutip dalam Sugiyono, pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta, 2015.

Herdiana, D. (2012, Desember 24). Definisi kebijakan publik. Diakses dari https://dianherdiana.com/2012/12/24/definisi-kebijakan-publik/

Herlianti, E. V., & Sanjaya, R. B. (2022). Dampak positif pariwisata terhadap budaya, ekonomi, dan lingkungan di Kasepuhan Cipta Mulya. Jurnal Kritis, 31(2), 132ÔÇô149. https://doi.org/10.24246/kritis.v31i2p132-149

Indriantoro, N., & Supomo, B. (2013). Metodologi penelitian bisnis: Untuk akuntansi & manajemen. Yogyakarta: BPFE.

Jamil , M. (2024, Februari 15). Definisi destinasi wisata menurut para ahli & elemen dasar dari destinasi wisata. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/muhammadjamil1597/65ce53ae12d50f71ac434563/definisi-destinasi-wisata-menurut-para-ahli-elemen-dasar-dari-destinasi-wisata

Jendela Dunia. (2023, Juni 10). Pengertian destinasi wisata dan jenis-jenis pariwisata Indonesia. Kumparan. https://kumparan.com/jendela-dunia/pengertian-destinasi-wisata-dan-jenis-jenis-pariwisata-indonesia-20ZbZX1ibt6/full

Karunasena, K., & Deng, H. (2011). A Revised Framework For Evaluating The Public Value Of E-Government. PACIS 2011 Proceedings, 91. Https://Aisel.Aisnet.Org/Pacis2011/91/

Kompas.com. (2020). Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Ekonomi. Diakses dari https://www.kompas.com/skola/read/2020/07/26/184500569/faktor-yang-memengaruhi-pertumbuhan-ekonomi?page=all

Meko, J. (2021). Legitimasi Kebijakan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Timor Tengah Utara. Jurnal Kebijakan Publik, 9(1), 33ÔÇô44.

Miles dan Huberman. (1984). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Moleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mudilah, A. T. (2020). Peran Usaha Kecil Menengah (UKM) Batik Buanik dalam meningkatkan perekonomian kaum marginal (Studi kasus di Dusun Dadapan Desa Sumberejo Kec. Ngasem Kab. Kediri). Skripsi, IAIN Kediri. Diakses dari https://etheses.iainkediri.ac.id/2685/3/931313513%20bab2.pdf

Nazir, M. (1988). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Ndun, Y. (2020). Keterbatasan Infrastruktur dalam Pengembangan Pariwisata Daerah di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pembangunan Daerah, 12(2), 77ÔÇô89.

Nugroho, A. H., & Prasetyo, B. (2022). Nilai Publik dalam Perencanaan Revitalisasi Bantaran Sungai Menjadi Daerah Wisata di Kelurahan Kemirirejo RW 03, Kota Magelang. Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara (JMAN), 6(1). Tersedia di: https://jom.untidar.ac.id/index.php/jman/article/view/2486

Nugroho, R. (2003). Public Policy: Teori Kebijakan Publik, Analisis Kebijakan Publik, Proses Kebijakan Publik, Perumusan, Implementasi, Evaluasi, Revisi, Risiko Kebijakan Publik. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Nurhidayah, S. (2021). Dampak objek wisata alam Gunung Nona terhadap perekonomian masyarakat di Desa Bambapuang Kabupaten Enrekang (Dalam tinjauan ekonomi Islam) (Skripsi Sarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

Pakarti, D. B. (2018). Public values kebijakan Dinas Sosial Kota Surabaya: Studi tentang nilai-nilai publik program Campus Social Responsibility Kota Surabaya. Universitas Airlangga.

Pasolong, H. (2013). Metode Penelitian Administrasi Publik. Bandung: Alfabeta.

Pemayun, I. D. G. A., & Sutiarso, M. A. (Eds.). (2024). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Eureka Media Aksara.

Prima, M. (2024, April 30). Contoh kebijakan publik yang gagal di Indonesia: Ketika birokrasi bekerja seperti lalat yang mengganggu. Tambah Pinter. https://tambahpinter.com/sekolah/page/1438/

Ridho, L. M. I. (2019). Analisis dampak pengembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat Dusun Sade Desa Rembitan Lombok Tengah (Skripsi Sarjana, Universitas Muhammadiyah Mataram).

Ridhotuloh, W., Hidayat, A. R., Oktavio, R. F., Arzaq, M. N., Qurrota, S., & Kurniawan, S. E. P. (2024). Model-model kebijakan publik: Pendekatan dan implementasi. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin, 8(7), 313ÔÇô319.

Ringa, M. B. (2020.). Strategi Place Triangle pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (Place Triangle strategy for development of sustainable tourism based on community in Kupang City, East Nusa Tenggara). Politeknik Kupang. https://media.neliti.com/media/publications/465220-place-triangle-strategy-for-development-de847226.pdf

Safwan, S. B. (2022). Analisis dampak pariwisata terhadap perekonomian masyarakat lokal (Studi objek wisata Waduk Brayeun di Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar) (Skripsi Sarjana, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry).

Sari, R. (2018). Legitimasi Sosial dalam Kebijakan Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Jurnal Administrasi Publik, 6(2), 120ÔÇô132.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suherli. (2021). Dampak pariwisata terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau (Studi kasus: Pantai Indah Sergang Laut) (Skripsi Sarjana, Universitas Islam Riau).

Suryono, 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Alfabeta.

Syafaruddin. 2008. Efektivitas Kebijakan Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.

Terry, G. R. (2009). Dasar-dasar Manajemen (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

Tiwu, M. S., Fanggidae, A. H. J., & Klau, W. W. (2022). Strategi Pengembangan Objek Wisata dalam Upaya Meningkatkan Kunjungan Wisatawan: Studi pada Objek Wisata Fulan Fehan. Jurnal Studi Perhotelan dan Pariwisata, 1(2), 53ÔÇô61. https://doi.org/10.35912/jspp.v1i2.2214

Umi Narimawati, Sri Dewi Anggadini dan Lina Ismawati. 2010. Penulis Karya Ilmiah: Panduan Awal Menyusun Skripsi dan Tugas Akhir Aplikasi Pada Fakultas Ekonomi UNIKOM. Penerbit Genesis. Bekasi.

Wikipedia. (2023, Februari 25). Nilai Publik. https://id.wikipedia.org/wiki/Nilai_publik

Woso, A. (2018). Fulan Fehan: Pesona Sabana di Tapal Batas Nusa Tenggara Timur. Diakses dari https://wisata.app/diary/keindahan-fulan-fehan-wisata-bukit-di-ntt

Wulandari, N. (2019). Manfaat Sosial Budaya Pariwisata Pedesaan di NTT. Jurnal Pariwisata Nusantara, 5(3), 89ÔÇô98.

Zulkarnain. (2003). Membangun Ekonomi Rakyat: Persepsi tentang Pemberdayaan Ekonomi Rakyat. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Sumber lainnya :

Pemerintah Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11.

Pemerintah Kabupaten Belu. (2022). Peraturan Bupati Kabupaten Belu Nomor 66 Tahun 2022 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pariwisata Kabupaten Belu.

Pemerintah Kabupaten Belu. (2022). Peraturan Daerah Kabupaten Belu Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2023-2026.

Published

29-12-2025

How to Cite

Yunita Habu Mau, A., Hironimus Botha, H., Rembu, Y., & Minggu, P. (2025). PUBLIC VALUE KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA FULAN FEHAN DI DESA DIRUN KECAMATAN LAMAKNEN KABUPTEN BELU. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 51(2), 141–150. https://doi.org/10.33701/jipwp.v51i2.5596

Issue

Section

Articles