ANALISIS HUBUNGAN PENGUASAAN LAHAN DAN POLA BAGI HASIL DENGAN TINGKAT KEMISKINAN PETANI PENGGARAP

  • Muhammad Faisal Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Selatan
  • Abdul Halim Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Selatan
Keywords: Land tenure, profit sharing pattern, poverty levels, harecroppers

Abstract

This study aims to analyze the relationship between land tenure and profit sharing patterns with the poverty
level smallholder farmers using a quantitative approach. Data obtained by questionnaire. The respondents
were 396 farmers who were taken by proportionate random sampling technique. Data analysis using SPSS
application version 23. Test the hypothesis with Spearman Rank statistics. There is a significant relationship
between land tenure and profit sharing patterns with poverty levels. With the current land tenure and production
sharing patterns, it turns out that most of the tenants in Maros Regency are vulnerable to poverty. For this
reason, it is necessary to have regulations and policies that enable these vulnerable poor tenants not to become
poor with the use of available land, as well as mutually beneficial profit sharing schemes between land owners
and smallholders.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ala, A. (2012). Secercah Harapan Buat Petani
Gurem (dalam Gagasan, Pikiran, dan
Harapan Alumni Fakultas Pertanian
Unhas Terhadap Pembangunan Pertanian Indonesia). Makassar: Identitas
Universitas Hasanuddin
Arsyad, M. (2012). Membangun Pertanian dan
Perdesaan untuk Percepatan Reduksi
Kemiskinan (dalam Gagasan, Pikiran,
dan Harapan Alumni Fakultas Pertanian
Unhas Terhadap Pembangunan Pertanian Indonesia). Makassar: Identitas
Universitas Hasanuddin.
Auliyah, R., & Wulandari, A. (2017). Potret Bagi
Hasil Pertanian. Yogyakarta: Deepublish.
BPS-Maros. (2017). Statistik Kesejahteraan
Rakyat Kabupaten Maros 2017. Maros:
BPS.
BPS-Maros. (2019). Kabupaten Maros dalam
Angka 2019. Maros: BPS.
BPS. (2018a). Data dan Informasi Kemiskinan
Kabupaten/Kota Tahun 2017. Jakarta:
BPS.
BPS. (2018b). Hasil Survei Pertanian Antar
Sensus (SUTAS) 2018. Jakarta: BPS.
BPS. (2018c). Statistik Indonesia 2018. Jakarta:
BPS. Retrieved from https://www.
bps.go.id/publication/2018/07/03/
5a963c1ea9b0fed6497d0845/statistikindonesia-2018.html
Faisal, M. (2020). Land Conversion And
The Level Of Community Social
Cohesion In The Sub-District of
Empoang District Binamu Jeneponto
Regency. Sosiohumaniora. https://
doi.org/10.24198/sosiohumaniora.
v22i2.25970
Ginting, J. (2004). Analisis Faktor Penyebab
Pendapatan Petani Miskin di Kecamatan
Deli Tua, Deli Serdang, Medan. Tesis.
PPS Universitas Sumatera Utara.
Handayani, S. M., Jamhari, Waluyati, L. R.,
& Mulyo, J. H. (2019). Contribution
of Wetland Rice Agro Tourism to
Household Income at Various Categories
of. AGRARIS: Journal of Agribusiness
and Rural Develpoment Research,
5(1), 32–42. https://doi.org/dx.doi.
org/10.18196/agr.5173
Irmayanti. (2010). Sistem Bagi Hasil antara
Pemilik Lahan dengan Petani Penggarap
Usaha Tani Lahan Sawah di Desa Bonto
Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten
Maros. Skripsi. Fakultas Pertanian,
Universitas Hasanuddin.
Khomsan, A., Dharmawan, Saharuddin,
Syarief, & Sukandar. (2015). Indikator
Kemiskinan dan Misklasifikasi Orang
Miskin. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor
Indonesia.
Manatar, Laoh, & Mandei. (2017).
Pengaruh Status Penguasaan Lahan
Terhadap Pendapatan Petani Padi di
Desa Tumani, Kecamatan Maesaan,
Kabupaten Minahasa Selatan. AgriSosio Ekonomi Unsrat, ISSN 1907-4298,
13(1), 55–64. https://doi.org/10.35791/
agrsosek.13.1.2017.14920
Martono, N. (2010). Statistik Sosial, Teori dan
Aplikasi Program SPSS. Yogyakarta:
Gava Media.
Mokodongan, A., Rauf, R. A., & Laapo, A.
(2016). Analisis Pendapatan Petani
Penggarap pada Usahatani Padi Sawah
di Desa Kaleke, Kecamatan Dolo Barat,
Kabupaten Sigi. E-J. Agrotekbis, 4(3),
310–315. Retrieved from https://www.
neliti.com/publications/242306
Mufti, M., & Zargustin, D. (2018). Penguasaan
Lahan Usahatani Padi Sawah Dan
Hubungannya Dengan Tingkat Pemiskinan di Desa Padang Mutung Kecamatan
Kampar Kabupaten Kampar. Jurnal
Agribisnis, 19(1), 26–32. https://doi.
org/10.31849/agr.v19i1.892
Priyadi, U., & Ash Shidiqie, S. J. (2015).
Pelaksanaan perjanjian bagi hasil
pertanian lahan sawah studi di Studi
di Kecamatan Gamping, Kabupaten
Sleman Yogyakarta. Millah, XV No
1, 101–115. https://doi.org/10.20885/
millah.vol15.iss1.art5
Soekartawi. (2006). Analisis Usahatani.
Jakarta: UI-Press.
Susilowati, S. H., & Maulana, M. (2012). Luas
Lahan Usahatani dan Kesejahteraan
Petani : Eksistensi Petani Gurem dan
Urgensi Kebijakan Reforma Agraria.
Analisis Kebijakan Pertanian, 10(1),
17–30. https://doi.org/10.21082/akp.
v10n1.2012.17-30
Suyanto, B. (2013). Anatomi Kemiskinan
dan Strategi Penanganannya. Malang:
Intrans Publishing.
Winarso, B. (2012). Dinamika Pola Penguasaan
Lahan Sawah di Wilayah Pedesaan di
Indonesia (Pattern Dynamics Control
Wetland in Rural Areas in Indonesia).
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan,
12(3), 137–149. Retrieved from https://
jurnal.polinela.ac.id/index.php/JPPT/
article/view/209/175
Yamane, T. (1967). Statistics: An Introductory
Analysis (Second Ed). New York: Harper
and Row.
Published
2022-04-01
How to Cite
Faisal, M., & Halim, A. (2022). ANALISIS HUBUNGAN PENGUASAAN LAHAN DAN POLA BAGI HASIL DENGAN TINGKAT KEMISKINAN PETANI PENGGARAP. Jurnal Pallangga Praja (JPP), 4(1), 11-22. https://doi.org/10.61076/jpp.v4i1.2636
Section
Articles