PERANAN PEMBINAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM SERTA PERLINDUNGAN MASYARAKAT MELALUI TRADISI PELA GANDONG DI KECAMATAN PULAU HARUKU KABUPATEN MALUKU TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v7i2.5766Keywords:
Pembinaan Camat; Ketentraman Ketertiban Umum; Perlindungan Masyarakat, Sosial, Konflik.Abstract
Permasalahan peran pembinaan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang belum maksimal oleh Pemerintahan Kecamatan Pulau Haruku. Dari sisi masyarakat pun, rasa keterikatan adat dirasakan semakin lemah dalam tradisi Pela, sehingga menjadi potensi konflik karena kurangnya rasa persaudaraan antar Negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur faktor peran pembinaan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang paling baik berdasarkan kearifan lokal di Pulau Haruku. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Rasch Model. Proses pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakseimbangan antara pengakuan normatif terhadap nilai-nilai kearifan lokal dan penerapannya dalam kehidupan sosial menjadi faktor utama penghambat terwujudnya ketenteraman dan ketertiban umum. Rendahnya internalisasi nilai perdamaian, serta paradigma masyarakat yang masih memaknai konflik sebagai bagian dari identitas dan harga diri kelompok, menyebabkan upaya pencegahan konflik belum berjalan secara efektif.
Kata Kunci: Pembinaan Camat; Ketentraman Ketertiban Umum; Perlindungan Masyarakat, Sosial, Konflik.



