Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan dalam Penyelenggaraan Posyandu Integrasi Layanan Primer di Pekon Waringin Sari Timur Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu
DOI:
https://doi.org/10.33701/cc.v5i2.5619Kata Kunci:
Posyandu Terintegrasi, Kader Kesehatan, Layanan Primer, Digitalisasi, Peningkatan KapasitasAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam menghadapi perubahan sistem layanan kesehatan berbasis masyarakat menuju model Posyandu terintegrasi dalam Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) sesuai Panduan Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan Kemenkes, 2023. Perubahan ini menuntut kader memiliki kompetensi teknis, manajerial, dan digital agar mampu menjalankan fungsi pelayanan promotif dan preventif secara efektif dalam konteks transformasi layanan primer. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning (PAL) dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, simulasi praktik, dan refleksi lapangan yang dilaksanakan di Pekon Waringin Sari Timur, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, melibatkan 25 kader Posyandu dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Bandung Baru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kader, di mana nilai rata-rata pre-test 52,3% meningkat menjadi 86,5% pada post-test, terutama pada aspek pelaporan digital dan pemahaman kelembagaan Posyandu. Kader juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan perangkat digital serta memahami peran strategis Posyandu sebagai mitra pemerintah desa. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif dan digitalisasi efektif dalam memperkuat kapasitas kader sebagai agen perubahan dan jembatan antara kebijakan nasional serta praktik kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Penulis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
