Sosialisasi Identitas Kependudukan Digital Dalam Meningkatkan Kesadaran Kepemilikan Administrasi Kependudukan di Desa Kaima Kecamatan Kauditan Minahasa Utara

Penulis

  • Ferdinandus Jaftoran Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Djouhari Kansil Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Piet Hein Pusung Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Suraji Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Arnold F. Bura Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Achfrilia Anggie Sumampouw Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Secilia Toheba Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Ni Putu Vanya Visvanitra Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Andika Jonathan Watung Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Sigit Wirayudha Institut Pemerintahan Dalam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.33701/cc.v5i2.5509

Kata Kunci:

Identitas Kependudukan Digital, Administrasi Kependudukan, Sosialisasi, Kesadaran Masyarakat, Desa Kaima

Abstrak

Data pemerintah desa kaima menunjukkan 75% masyarakat Desa Kaima lebih memilih mengurus pertanian dan perkebunan karena merupakaan sumber nafkah dan perekonomian keluarga, dan tidak punya waktu untuk mengurus dokumen kependudukan. Aparat Desa Kaima melakukan pelayanan dari pintu-pintu untuk melengkapi dokumen kependudukan warga masyarakat desa kaima. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Kaima mengenai layanan administrasi kependudukan berbasis digital serta memberikan pendampingan bersama aparat desa dalam proses kepemilikan dokumen kependudukan yang wajib dimiliki. Pengenalan Identitas Kependudukan Digital (IKD) diharapkan mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan, sementara bagi pemerintah desa menjadi sarana penting dalam validasi data yang mendukung perencanaan pembangunan, peningkatan ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, serta pendampingan khusus bagi kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas. Metode yang digunakan adalah ODSIMED (Observation, Development, Socialisation, Implementation, Monitoring, Dissemination). Kegiatan sosialisasi ini diikuti baik dari unsur masyarakat maupun unsur aparat desa, dengan narasumber dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sulawesi Utara. Materi yang diberikan meliputi penggunaan smartphone untuk aplikasi IKD, tata cara penginputan data, serta pengenalan fitur-fitur yang tersedia. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam haal pengetahuan, keterampilan daan kesadaran peserta terkait manfaat IKD. Diskusi dan tanya jawab juga memperlihatkan antusiasme masyarakat dalam mengurus kembali dokumen kependudukan yang sempat terabaikan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa sosialisasi IKD efektif dalam meningkatkan kesadaran kepemilikan administrasi kependudukan sekaligus mendukung tata kelola administrasi desa yang lebih modern dan inklusif.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-12-31

Terbitan

Bagian

Artikel