IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA MATARAM (STUDI DI TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU SANDUBAYA)
DOI:
https://doi.org/10.33701/jpkp.v7i2.5528Kata Kunci:
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Manajemen Sampah, TPST Sandubaya.Abstrak
Dalam Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah dijelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan, dimulai dari pemilahan di sumber hingga proses akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya dapat mengurangi volume sampah di Kota Mataram, serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses implementasi kebijakan tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak Dinas Lingkungan Hidup, pengelola TPST Sandubaya, serta masyarakat sekitar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa TPST Sandubaya telah mampu memberikan kontribusi dalam pengurangan volume sampah dengan adanya program seperti pemilahan sampah, pengolahan kompos, budidaya maggot, hingga pembuatan paving block dari sampah plastik. Namun demikian, implementasi kebijakan ini masih menghadapi berbagai hambatan seperti kurangnya partisipasi masyarakat, keterbatasan fasilitas, serta belum optimalnya koordinasi antar instansi. Faktor pendukung keberhasilan TPST di antaranya adalah dukungan anggaran dari pemerintah pusat, ketersediaan sumber daya manusia yang terlatih, serta program edukasi yang dijalankan oleh DLH Kota Mataram. Dengan demikian, pengelolaan sampah melalui kebijakan ini perlu terus dioptimalkan agar dapat mewujudkan Kota Mataram yang bersih dan berkelanjutan secara lingkungan.