STRATEGI COVI SRONDOL SEBAGAI INOVASI MONITORING DAN EVALUASI PASCAPENGEMBANGAN KOMPETENSI ASN DALAM MENDUKUNG CORPORATE UNIVERSITY JAWA TENGAH
Keywords:
Corporate University, Collaborative Governance, Monitoring dan Evaluasi, Pascapengembangan Kompetensi, Strategi COVI SrondolAbstract
Monitoring dan evaluasi pascapengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih didominasi aspek administratif sehingga belum mampu menggambarkan perubahan perilaku maupun dampaknya terhadap kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Strategi COVI Srondol sebagai model monitoring dan evaluasi berbasis kolaborasi dan teknologi informasi untuk mendukung Corporate University Jawa Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain deskriptif kuantitatif yang diperkaya data kualitatif. Uji coba implementasi dilakukan pada delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Jawa Tengah dengan melibatkan 26 responden. Analisis menggunakan kerangka Input–Process–Output–Outcome–Impact (IPOI) yang diperkaya perspektif Collaborative Governance Regime (CGR) dan Bergen Model of Collaborative Functioning (BMCF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi memperoleh tingkat penerimaan yang sangat baik dengan rerata indeks persepsi sebesar 90,56; sebanyak 69,2% responden menilai strategi sangat baik dan sangat bermanfaat. Implementasi juga menyempurnakan panduan, memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, membangun kesamaan persepsi mengenai monitoring dan evaluasi pascapengembangan kompetensi, serta menyediakan dasar bagi pengambilan keputusan berbasis bukti. Temuan ini menunjukkan bahwa Strategi COVI Srondol layak diterapkan sebagai model monitoring dan evaluasi untuk memperkuat Corporate University. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi kerangka IPOI, CGR, dan BMCF melalui Strategi COVI Srondol sebagai pendekatan implementatif berbasis kolaborasi dan teknologi informasi dalam mendukung penguatan Corporate University Jawa Tengah.