Komunikasi Mitigasi Bencana Berbasis WhatsApp dan QR Code: Systematic Literature Review tentang Sinergi Pemerintah Lokal dan Masyarakat
Systematic Literature Review tentang Sinergi Pemerintah Lokal dan Masyarakat
Kata Kunci:
komunikasi bencana, mitigasi bencana, Whatsapp, QR Code, Pemerintah Lokal, Tinjauan Literatur SistematisAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan WhatsApp dan QR Code dalam komunikasi mitigasi bencana serta merumuskan model sinergi lima layer antara pemerintah lokal dan masyarakat berbasis teknologi digital. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis (TLS) atau Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada panduan PRISMA 2020 (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian literatur dilakukan pada empat basis data akademik, yaitu Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan SINTA, pada tanggal 16–22 April 2025, mencakup publikasi tahun 2020–2025. Dari 200 artikel yang teridentifikasi, 8 artikel dieliminasi karena duplikasi sehingga tersisa 192 artikel yang masuk tahap penyaringan. Sebanyak 138 artikel tidak lolos tahap penyaringan judul dan abstrak, menghasilkan 54 artikel untuk asesmen teks penuh. Dari 54 artikel tersebut, 35 artikel dikeluarkan pada tahap tinjauan teks penuh, sehingga 19 artikel memenuhi seluruh kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan sintesis tematik dan naratif. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, terdapat tren peningkatan akseleratif publikasi ilmiah tentang pemanfaatan platform pesan dalam mitigasi bencana, dengan puncak tujuh artikel pada tahun 2025. Kedua, WhatsApp terbukti efektif sebagai platform komunikasi kebencanaan real-time yang mendukung edukasi kesiapsiagaan berbasis komunitas dan integrasi dengan sistem peringatan dini berbasis IoT. Ketiga, terdapat gap penelitian yang signifikan mengenai peran QR Code dalam sistem komunikasi bencana, meskipun QR Code telah dimanfaatkan di sektor-sektor yang berdekatan. Berdasarkan sintesis tersebut, dirumuskan model sinergi lima layer yang mencakup: (1) konteks dan akar masalah, (2) platform sinergi digital, (3) mekanisme sinergi, (4) tantangan utama, dan (5) rekomendasi kebijakan. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan model sinergi lima layer yang mengintegrasikan kanal komunikasi real-time berbasis WhatsApp, akses informasi cepat berbasis QR Code, tata kelola kelembagaan pemerintah lokal, serta partisipasi masyarakat dalam satu kerangka komunikasi mitigasi bencana. Model ini melampaui pendekatan teknosentris dengan menempatkan tata kelola kelembagaan dan partisipasi masyarakat sebagai penentu utama efektivitas, serta menawarkan kerangka kebijakan yang dapat direplikasi oleh pemerintah lokal di wilayah rawan bencana.
Unduhan
Referensi
Andrayani, L. W., Cembun, & Hariawan, H. (2021). Efektivitas edukasi menggunakan media WhatsApp terhadap kesiapsiagaan masyarakat Lombok Barat menghadapi bencana tanah longsor. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 12(1), 24–29.
Anisa, R., Rahmat, A., Siregar, M. H., Lubis, A. F., & Sari, D. P. (2025). Penerapan teknologi Internet of Things dalam sistem peringatan dini tsunami untuk penguatan strategi mitigasi bencana. Jurnal Universitas Dharmawangsa, 19(1), 45–58. https://doi.org/10.46576/wdw.v19i1.5541
Asmara, H. N. (2023). Implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana di Samarinda. Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 3(3), 84– 91. https://doi.org/10.56393/nomos.v3i3.1612
Aziz, M. H. (2023). Disaster management communication model. Kinesik, 10(3), 359–371. https://doi.org/10.22487/ejk.v10i3.932
Boczek, K., & Koppers, L. (2020). What's new about WhatsApp for news? A mixed-method study on news outlets' strategies for using WhatsApp. Digital Journalism, 8(1), 62–82. https://doi.org/10.1080/21670811.2019.1661516
Hagedoorn, B., Minnebo, J., & Opgenhaffen, M. (2024). Photographs, visual memes, and viral videos: Visual phatic news sharing on WhatsApp during the COVID-19 pandemic. Digital Journalism, 12(3), 301–322. https://doi.org/10.1080/21670811.2023.2246530
Haris, A., Tahir, S., Nurjaya, M., & Baharuddin, T. (2023). Analisis bibliometrik tentang mitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan: Inisiasi kebijakan untuk Indonesia. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 8(4), 314–324. https://doi.org/10.36982/jpg.v8i4.3394
Hidayati, U., Widiarti, P. W., & Saputro, E. P. N. (2021). Disaster communication of the Merapi slope community. Informasi, 51(2), 267–280. https://doi.org/10.21831/informasi.v51i2.45064
Joanna Briggs Institute. (2020). JBI critical appraisal checklist for analytical cross-sectional studies. JBI. https://jbi.global/sites/default/files/2019-05/JBI_Critical_Appraisal- Checklist_for_Analytical_Cross_Sectional_Studies2017_0.pdf
Marleny, F. D., Sari, N., Ansari, R., Fitri, A., & Mambang, M. (2025). Sistem pemantauan ketinggian air sungai untuk tanggap bencana banjir berbasis Internet of Things. Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 12(1), 208–219. https://doi.org/10.47668/edusaintek.v12i1.1427
Meilinda, S. D. (2025). Local government management of health crises: A systematic review of responses and successes. Indonesian Governance Journal, 7(2), 33–46. https://doi.org/10.24905/igj.v7i2.141
Nugraha, A. L., Pratama, R., Suhendra, A., & Wibowo, F. (2025). Integrasi sistem IoT multi- platform untuk deteksi gempa melalui Telegram dan WhatsApp. TELEKONTRAN: Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan, 13(1). https://doi.org/10.34010/telekontran.v13i1
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., & Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Pangestu, S. D., & Fedryansyah, M. (2023). Implementasi mitigasi bencana alam berbasis masyarakat melalui Kampung Siaga Bencana di Desa Cihanjuang. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 6(1), 192–201. https://doi.org/10.24198/focus.v6i1.47267
Peña-Cáceres, O., Ramos, A. T., Calle, T. C., & More, M. (2024). WhatsApp-based cloud service chatbot application for emergencies or disasters. Journal of Advances in Information Technology, 15(3), 435–445. https://doi.org/10.12720/jait.15.3.435-445
Perdana, D. D., Adhrianti, L., & Budiman, D. A. (2023). Disaster communication through social media as a means of information and education for Bengkulu communities. Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(2), 206–218. https://doi.org/10.31937/ultimacomm.v15i1.2535
Purwoto, Susilastuti, & Pratomo, A. H. (2025). Efektivitas diseminasi informasi kebencanaan melalui media massa. Jurnal Pendidikan Geosfer, 10(1), 89–97. https://doi.org/10.24815/jpg.v10i1
Rahmawati, S., Nur, Z., Lubis, S., & Hamdi, F. (2025). Peran media sosial dalam edukasi dan mitigasi bencana di era digital. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial, 19(1), 23–33. https://doi.org/10.46576/wdw.v19i1.5683
Reynolds, B., & Seeger, M. W. (2005). Crisis and emergency risk communication as an integrative model. Journal of Health Communication, 10(1), 43–55. https://doi.org/10.1080/10810730590904571
Rizal, E., Winoto, Y., Sugito, T., Nugroho, C., & Septian, F. I. (2025). Disaster communication in the digital age: A community-based case study of media, education, and local knowledge in Pangandaran, Indonesia. Frontiers in Communication. https://doi.org/10.3389/fcomm.2025.1632436
Suwanda, & Suwanda, B. S. (2025). Crisis communication in the post-truth era: A case study of disaster management by the government. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID), 4(6), 438–446. https://doi.org/10.58471/esaprom.v4i06
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. (2007). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66. Sekretariat Negara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112. Sekretariat Negara.
Waluyo, A. F., & Putra, T. R. (2024). Peringatan dini banjir berbasis Internet of Things (IoT) dan Telegram. Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi, 7(1), 142–150. https://doi.org/10.29408/jit.v7i1.24109
Widodo, Y. B., Julfia, F. T., Sibuea, S., Setiadi, D., & Suci, L. (2021). Sosialisasi literasi online: Pentingnya literasi online untuk mencegah konflik di masyarakat yang disebabkan berita hoax. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin, 3(1), 9–16. https://journal.thamrin.ac.id/index.php/JPKMHthamrin/article/view/423
Widyastuti, D. A. R. (2021). Using new media and social media in disaster communication. Jurnal Komunikator, 13(2), 101–111. https://doi.org/10.18196/jkm.12074
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aulya Defrinia Cita , Ardieansyah Ardieansyah, Wenty Zahrati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



