PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI PENDIDIKAN NONFORMAL DI DESA MATTANETE BUA KECAMATAN PALAKKA KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN

  • Gusnanda Bondan Febriansyah Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Selatan Indonesia
  • Made Agus Adi Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Selatan Indonesia
  • M. Vryatno Moonti Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Selatan Indonesia
Keywords: pemberdayaan, ,pendidikan nonformal

Abstract

This study aims to determine the empowerment of the poor through appropriate non-formal education
carried out in Mattanete Bua Village, Palakka District, Bone Regency. Community empowerment
is an effort to encourage motivation, increase public awareness of their potential to become real
actions (Zubaedi 2007). Qualitative research approach, descriptive method and inductive approach.
In qualitative research, the researcher assumes that by choosing this method, the researcher will
find informants in a broad and deep way. Informants from this study were the Head of Palakka
Subdistrict, Village Head, Village Secretary, Head of Dusun, and people who attended non-formal
education. Data collection techniques using interview techniques, observation, documentation
and field notes. Data analysis uses data reduction, data presentation and verification. The results
of this study indicate that empowerment of the poor through non-formal education is carried
out by conducting anti-drug counseling, sewing skills training, and training on electric lighting
installations. The implementation of empowerment of the poor through non-formal education that
has been implemented is appropriate in Mattanete Bua Village because it has succeeded in increasing
the knowledge and skills of villagers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone. (2020).
Kecamatan Palakka Dalam Angka.
Baridi,L dan Zein, M. (2005). Zakat dan
Wirausaha. Jakarta: CED (Center for
Enterprenership Development).
BNN Kabupaten Bone. (2021). Sebanyak 77%
Pecandu Narkoba di Rehab di Bone Karena
Shabu. Retrieved from https://bonekab.
bnn.go.id/sebanyak-77-pecandu-narkobarehab-
bone-karena-shabu/
BPS. (2020). Badan Pusat Statistik.
Faisal, M. (2020). Model Pemberdayaan
Masyarakat Miskin di Perkotaan: Studi
pada Rumah Tangga Berpenghasilan
Rendah di Makassar. Jurnal Society, 8(2),
547, 554.
Faisal, S. (1981). Pendidikan Non Formal
di Dalam Sistem Pendidikan dan
Pembangunan Nasional. Surabaya: Usaha
Offset Printing.
Henslin, J. (2007). Essentials Of Sociology
(terjemahan). Jakarta: Erlangga.
Kadir, S. (2013). Meningkatkan Mutu
Pendidikan Melalui Pemberdayaan
Masyarakat. Jurnal Al-Ta’dib, 6(1), 174.
Kartasasmita. (1997). Pemberdayaan
Masyarakat : Konsep Pembangunan
yang berakar pada Masyarakat. Jakarta:
Bappenas.
Kountur, R. (2007). Metode Penelitian. Jakarta:
PPM.
Kusrini, N. (2017). Pemberdayaan Masyarakat
Dalam Pemanfaatan Sumber Daya
Lokal Di Desa Jeruju Besar Kecamatan
Sungai Kakap. Jurnal Pemberdayaan
Masyarakat, 2(2), 142.
Mardikanto, T. (2013). Pemberdayaan
Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan.
Bandung: Alfabeta Bandung.
Mulyono, S. (2020). Model Pemberdayaan
Masyarakat Miskin Melalui Jalur
Pendidikan Non Formal Di Kecamatan
Gajahmungkur Kota Semarang. Jurnal
Edukasi, 14(1), 6.
Panjaitan, M. (2000). Memberdayakan Kaum
Miskin. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral Nomor 2. (2018). Peraturan
Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral Nomor 2 Tahun 2018 Tentang
Pemberlakuan Standar Nasional
Indonesia di Bidang Ketenagalistrikan.
Risyanti, R. dan R. (2006). Pemberdayaan
Masyarakat. Sumedang: Alqaprint
Jatinangor.
Saugi, W. dan S. (2015). Pemberdayaan Perempuan
Melalui Pelatihan Pengolahan Bahan
Pangan Lokal. Jurnal Pendidikan Dan
Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 236.
Simangunsong, F. (2016). Metodologi
Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metodologi Penelitian
Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.
Bandung: Alfabeta Bandung.
Suharto, E. (2010). Membangun Masyarakat
Memberdayakan Rakyat : Kajian Strategis
Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan
Pekerjaan Sosial. Bandung: Alfabeta.
Sumarto, A. (2010). Jurus mabuk membangun
ekonomi rakyat. Jakarta: Indeks.
Suryawati. (2004). Teori Ekonomi Mikro.
Yogyakarta: Jarnasy.
Tamba, W. (2020). Implementasi Pendidikan
Masyarakat Melalui Pemberdayaan
Perempuan Berbasis Life Skill Education.
Jurnal Paedagogy: Jurnal Penelitian Dan
Pengembangan Pendidikan, 7(3), 242.
UU NO 20. (2003). Undang-undang (UU) No
20 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Widjajanti, K. (2011). Model Pemberdayaan
Masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan,
12(1), 22.
World Bank. (2000). World Development
Report Attacking Poverty. Retrieved
from https:// documents1.worldbank.
org/curated/en/230351468332946759/
d f / 2 2 6 8 4 0 W D R 0 0 P U B
0ng0poverty0200002001.pdf
Yusup, P. (2014). Memaknai Kemiskinan
Berdasarkan Pandangan Orang Miskin
Pedesaan. Edulib, 1(1), 88.
Zubaedi. (2007). Wacana Pembangun Alternatif :
Ragam Perspektif Pembangunan dan
Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Ar
Ruzz Media.
Published
2021-11-15
How to Cite
Febriansyah, G., Adi, M., & Moonti, M. (2021). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI PENDIDIKAN NONFORMAL DI DESA MATTANETE BUA KECAMATAN PALAKKA KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN. Jurnal Pallangga Praja (JPP), 3(2), 43-49. Retrieved from https://ejournal.ipdn.ac.id/jpp/article/view/2062