Analysis of the West Lampung Government Strategy in Preserving the Local Wisdom of Sekura, Lampung Province, Indonesia

Authors

  • Aprilia Lestari Universitas Baturaja, Ogan Komering Ulu, Indonesia
  • Martharia Putri Utami Tanjung Universitas Muhammadiyah Lampung, Bandar Lampung, Indonesia
  • Evi S. B. Utami State Islamic University Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33701/jtp.v17i2.3917

Keywords:

strategy, west lampung governement, local wisdom, sekura tradition, local culture

Abstract

The local wisdom of the Sekura tradition is an important cultural identity of the West Lampung community, but faces quite significant challenges in the context of modernization. These challenges include decreasing interest of the younger generation, the entry of popular culture causing a shift in values, and the pressure of commercialization, which poses a risk of reducing the original meaning of the Sekura tradition. Therefore, this study aims to analyze the strategy implemented by the West Lampung Regency Government to preserve the local wisdom of Sekura. A descriptive qualitative method was used to analyze the strategy implemented by the West Lampung Regency Government, in line with Wheelen & Hunger strategy theory. The results showed that the preservation of the Sekura tradition in West Lampung Regency occurred through regional policies, including development of cultural studios, integration of educational curricula, organization of festivals, strengthening of traditional institutions, and empowerment of creative economy. However, implementation still faces challenges, including regional inequality in support, limited cultural human resources, a lack of standardized teaching materials, and documentation that lacks professional coordination. This underscores the need to strengthen cross-party coordination, equalize facilities, and implement a sustainable mentoring strategy to preserve tradition for future generations.

Keywords: Strategy; West Lampung Government; Local Wisdom; Local Culture; Sekura Tradition

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Abduh, M., Ma’arif, A. S., Ari, D., Nurmalawati, N. N., & Unaedi, R. (2023). Implementasi gaya hidup berkelanjutan masyarakat Suku Baduy Banten. Jurnal Citizenship Virtues, 3(2), 607–614. https://jurnal.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/citizenshipvirtues/article/view/1879

2. Amir, N. (2018). DEVELOPMENT OF LOCAL WISDOM-BASED TOURISM. 1st International Conference on Business Law and Local Wisdom in Tourism (ICBLT 2018) Advances in Social Science, Education and Humanities Research Volume 282. https://www.atlantis-press.com/proceedings/icblt-18

3. Aries, M. (2022). Hanya pada Bulan Syawal ada Sekura di Lambar. Kakibukit Republika. https://kakibukit.republika.co.id/posts/125729/hanya-pada-bulan-syawal-ada-sekura-di-lambar

4. Arif, S., & Lestari, N. I. (2021). Integrasi Nilai Filosofis Tari Topeng Sekura pada Pembelajaran Sejarah Lokal. Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(1), 1–21. http://repository.lppm.unila.ac.id/29757/2/17172

5. Azizah, A. D., Zuhairi, Z., Fariqoh, A., Aulia, C. S., & Ibrahim, S. (2025). Kumpulan Tari Tradisional Sumatera: Sejarah, Fungsi, dan Nilai Filosofis. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

6. Dorongsihae, V., Sambiran, S., & Pangemanan, F. N. (2022). Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Kearifan Lokal Di Desa Pontak Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Governance, 2(1). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/governance/article/view/41449

7. Febriani, E. (2025). Tokoh Budaya Soroti Penurunan Minat Generasi Muda pada Tradisi Lampung. https://kumparan.com/lampunggeh/tokoh-budaya-soroti-penurunan-minat-generasi-muda-pada-tradisi-lampung-25dY3cYSS5z

8. Handayani, A. P., Beng, J. T., Salsabilla, F. T., Morin, S., Ardhia, T. S. S., & Rusli, V. A. (2024). Hilangnya Budaya Lokal di Era Modern dan Upaya Pelestariannya dalam Perspektif Pancasila. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(4), 178–188. https://jurnaluniv45sby.ac.id/index.php/Dewantara/article/view/3452

9. Hartaman, N., Wahyuni, W., Nasrullah, N., Has, Y., Hukmi, R. A., Hidayat, W., & Ikhsan, A. A. I. (2021). Strategi Pemerintah Dalam Pengembangan Wisata Budaya Dan Kearifan Lokal Di Kabupaten Majene. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(2), 578–588. https://doi.org/10.37329/ganaya.v4i2.1334

10. Hilalludin, H., Fitria, M. A., Sugari, D., & Maryani, E. D. (2025). Transformasi Budaya Lokal di Tengah Arus Modernisasi Global. SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(01), 30–46. https://risetcendikia.com/index.php/jurnal-scinusa/article/view/59

11. Indrawati, M., & Sari, Y. I. (2024). Memahami Warisan Budaya dan Identitas Lokal di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS, 18(1), 77–85. https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JPPI/article/view/9902

12. Kurniawan, R. Y., Filmansah, E., Prayogi, R., & Riadi, B. (2025). Makna Tari Sekura dari Liwa Lampung Barat. Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa Dan Kebudayaan, 9(1), 34–43. https://doi.org/10.23960/tiyuhlampung.v9i1.803

13. Manihuruk, H., & Setiawati, M. E. (2024). Melestarikan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sebagai Wujud Bela Negara. Ikra-Ith Humaniora: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 8(1), 248–266. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v8i1.3512

14. Mujadillah, M., Hannan, S., & NURFITRAH, N. (2021). Peran Pemerintah Dalam Pelestarian Nilai Nilai Kearifan Lokal di Desa Lombong, Kecamatan Malunda. JOURNAL PEQGURUANG, 2(2). https://elibrary.ru/item.asp?id=77378996

15. Rachman, M. R. R. (2024). Literature Review: Eksistensi Tradisi Sekura Sebagai Identitas Budaya Lampung. Jurnal Punyimbang, 4(1), 23–32. https://doi.org/10.23960/punyimbang.v4i1.1122

16. Rafsanjani, A., & Pambayun, K. G. (2018). Strategi Pengembangan Obyek Wisata Talangindah Bukit Pangonan di Kabupaten Peringsewu Provinsi Lampung. J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan), 113-126.https://ejournal.ipdn.ac.id/JPDPP/article/view/865

17. Ragaman, F., Pitoewas, B., & Putri, D. S. (2023). Implementasi Pesta Sekura dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa di Pekon Kubu Perahu Kecamatan Balik Bukit Lampung Barat. JURNAL KULTUR DEMOKRASI (JKD), 12(1). https://jips.fkip.unila.ac.id/index.php/JKD/article/view/21761

18. Rakhman, M. A., & Lega, M. (2023). Revitalisasi Kearifan Lokal Dalam Menjaga Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial Dan Budaya, 12(1), 96–105. https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/etnoreflika/article/view/1600

19. Riyanaya, N. I. M. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Tradisi Sekura Masyarakat Lampung Saibatin Kelurahan Way Mengaku Lampung Barat. UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/51574/

20. Rohman, S. N. (2023). Kearifan Lokal Masyarakat Adat Kampung Kuta dalam Membangun Rumah Adat sebagai upaya Pelestarian Lingkungan Hidup. GEOSEE, 4(1), 40–49. https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/geosee/article/view/6628

21. Sari, E. P. (2020). Makna Tradisi Sekura Cakak Buah bagi Masyarakat Saibatin di Kabupaten Lampung Barat Melalui Kajian Geografi. Universitas Negeri Malang. https://repository.um.ac.id/113825/

22. Simatupang, Y. H. (2025). Pancasila Sebagai Tameng Budaya di Badai Global: Menjaga Warisan, Merangkul Perubahan, Eksistensi Kearifan Lokal di Dunia Tanpa Batas. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(11), 48–68. https://journal.hasbaedukasi.co.id/index.php/at-taklim/article/view/1125

23. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

24. Susantri, A. (2019). Tari Sekura sebagai Media Pelestari Topeng Sekura dari Liwa Lampung Barat. Joged, 13(2), 158–170. https://journal.isi.ac.id/index.php/joged/article/view/3599

25. Sutomo, D. (2022). Dua Tahun Terhenti Akibat Pandemi Covid-19, Masyarakat Lampung Barat Kembali Gelar Pesta Sekura. Tribunlampung. https://lampung.tribunnews.com/2022/05/03/dua-tahun-terhenti-akibat-pandemi-covid-19-masyarakat-lampung-barat-kembali-gelar-pesta-sekura

26. Syifa, H. U., & Evadianti, Y. (2024). POLA Komunikasi untuk Membudayakan Sekura dalam Melaksanakan Pelestarian Budaya Daerah. Journal Media Public Relations, 4(1), 58–71. https://www.neliti.com/publications/569327/pola-komunikasi-untuk-membudayakan-sekura-dalam-melaksanakan-pelestarian-budaya

27. Turmudi, H. (2023). Pembangunan Desa: pemanfaatan potensi desa berbasis kearifan lokal di Tawangsari Kabupaten Boyolali. Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum, 12(1), 43–61.

28. Wheelen, T. L., & Hunger, J. D. (2012). Strategic Management and Business Policy: Toward Global Sustainability. Pearson Prentice Hall. https://books.google.co.id/books?id=EFdOtwAACAAJ

29. Zalukhu, A. (2025). Strategi integratif teologi sosial, perdamaian, dan kearifan lokal dalam membangun harmoni sosial di Indonesia. CHARISTHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 4(2), 175–193. https://e-journal.anugrah.ac.id/index.php/JCH/article/view/259

Downloads

Published

2025-12-26

How to Cite

Lestari, A., Tanjung, M. P. U., & Utami, E. S. B. (2025). Analysis of the West Lampung Government Strategy in Preserving the Local Wisdom of Sekura, Lampung Province, Indonesia. TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan, 17(2), 154–167. https://doi.org/10.33701/jtp.v17i2.3917