PERAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH DALAM RANGKA PENINGKATAN KINERJA PEJABAT STRUKTURAL DI KABUPATEN BANDUNG BARAT PROVINSI JAWA BARAT

  • Rendy Adiwilaga IPDN

Abstract

Abstrak

Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam sistem birokrasi pemerintahan, adalah merupakan sebuah keniscayaan demi mendorong mutu pelayanan ke arah yang lebih baik. hadirnya kepemimpinan yang matang, berwawasan dan berpengalaman diharapkan juga mampu mendorong kesatuan birokrasi menuju kinerja yang diharapkan oleh pengguna aparatur. Oleh karena itu Badan Kepegawaian Daerah melalui Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan mendorong pelaksanaan pembimbingan demi terciptanya sumber daya manusia yang handal. Metode yang digunakan ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana metode yang digunakan ialah interview secara terstruktur. Penelitian ini kemudian menggunakan pisau analisis teori peran Horoeputri, Arimbi, dan Santosa. Hasilnya, melalui pengkajian peran dari aspek kebijakan, strategi, komunikasi, dan penyelesaian sengketa, dapat di lihat bahwa nyatanya Diklat Kepemimpinan kurang maksimal menjalankan perannya karena ketiadaan produk hukum yang melandasinya, namun peran dalam aspek strategi dan komunikasi telah dijalankan melalui proses koordinasi antar lini yang cukup terstruktur. Hanya sayang, campur tangan dan intervensi lembaga legislatif dalam penempatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk menduduki jabatan struktural mencederai mekanisme yang sudah tersusun rapi. Maka dari itu, diharapkan selain diperlukannya inisiatif dari Pemerintah Daerah untuk menelurkan produk hukum, pemerintah daerah juga perlu lebih berani melawan politik transaksional dari oknum legislatif yang terus mendorong lestarinya patologi birokrasi.

Kata kunci: peran, kinerja, pejabat struktural, PNS

Published
2018-06-20
Section
Articles