EFEKTIVITAS PENGGABUNGAN KELURAHAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KELURAHAN NUNANG DAYA BANGUN KECAMATAN PAYAKUMBUH BARAT KOTA PAYAKUMBUH PROVINSI SUMATERA BARAT

  • Citra Firmadhani Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Keywords: efektivitas, penggabungan kelurahan, pelayanan

Abstract

Penggabungan kelurahan di Kota Payakumbuh bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di kelurahan termasuk pelayanan administrasi kependudukan. Namun dalam pelaksanaan penggabungan kelurahan masih ditemukan permasalahan pada aspek penggabungan kelurahannya, sehingga pelayanan administrasi kependudukan belum menunjukkan improvisasi. Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah untuk Untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas penggabungan. 

kelurahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kelurahan Nunang Daya Bangun Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh. Untuk menganalisis efektivitas penggabungan kelurahan digunakan teori William N. Dunn yang mana memperhatikan dua faktor yaitu harapan masyarakat dan realisasi kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, kemudian menyusun strategi untuk mengatasi faktor penghambat efektivitas penggabungan kelurahan dengan menggunakan analisis SWOT dan selanjutnya diukur dengan tes litmus. Hasil penelitian ditemukan bahwa penggabungan kelurahan belum efektif. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor penghambat, yaitu kelurahan tidak memiliki SOP, kurangnya jumlah aparatur kelurahan, berkurangnya dana operasional kelurahan dan ada beberapa masyarakat yang belum mengetahui tentang penggabungan kelurahan. Saran yang diberikan yaitu Pemerintah Kota Payakumbuh khususnya Kelurahan Nunang Daya Bangun sebaiknya membuat standar operasional pelayanan serta senantiasa melakukan sosialisasi mengenai penggabungan kelurahan kepada masyarakat.

Kata kunci: efektivitas, penggabungan kelurahan, pelayanan

References

Gaspersz, Vincent. 1997. Sistem Manajemen Terintegrasi: Balance Scorecard Dengan Six Sigma Untuk Organisasi Bisnis dan Pemerintah, Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Hamdi, Muchlis.2002. Bunga Rampai Pemerintahan, Jakarta : Yarsif Watampone
Mariana, Dede, dan Caroline Paskarina. 2008. Demokrasi dan Politik Desentralisasi. Yogyakarta: Graha Ilmu
Ndraha, Taliziduhu, 2003, Kybernology (Ilmu Pemerintahan Baru) 2. Jakarta. PT. Rineka Cipta
Parasuraman, A. Valarie, A. Zeithaml and Leonard L. Berry, 1988, SERVQUAL: A Multiple Item Scale for Measuring Consumer Perception of ServiceQuality, Journal of Reetailing, 12-50.s.
Rangkuti, Fereddy, 2014, Teknik Membedah Kasus Bisnis Analisisn SWOT, Jakarta :PT Gramedia Pustaka Utama

Ratminto,Winarsih, Atik Septi. 2005. Manajemen Pelayanan. Jakarta: Rineka Cipta
Tjiptono, Fandi, 2012. Service Management.
Yogyakarta : Penerbit Andy
Wasistiono, Sadu. 2012. Parameter Daerah Persiapan. Kemitraan Bagi Pembaruan Tata Pemerintahan
Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2018 Tentang Kecamatan
Peraturan Daerah Kota Payakumbuh Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Pembentukan, Penghapusan, dan Penggabungan Kelurahan

Sumber Lain
Payakumbuh Dalam Angka Tahun 2017
http://www.portalberitaeditor.com/ masyarakat-seberang-betung- menolak -pengg abung an- kelurahan/diakses pada 20 Maret 2018
Published
2019-06-20